DGpoker | Situs Poker Terpercaya

3 Daftar Hewan Paling Beracun di Darat & di Air

Hewan disebut ‘beracun’ ketika tubuhnya mengandung bahan kimia yang disebut toksin.

Racun ini mungkin disimpan dalam kelenjar atau kulit.

Sebagian besar hewan beracun memiliki warna tubuh yang sangat mencolok seperti kuning terang, biru, merah, atau oranye.

Warna cerah ditujukan untuk menakuti predator agar segera pergi karena nuansa warna cerah yang menonjol dibandingkan warna suram sekitarnya.

Berikut adalah beberapa hewan yang paling beracun di darat dan di air.

Di Darat

 
1. Katak Tanah Beracun (Poison Dart Frog)

Amfibi ini ditemukan di hutan hujan Amerika Selatan atau Amerika Tengah.

Katak panah beracun memiliki panjang sekitar 5 cm dan menyimpan racun dalam kulitnya.

Katak ini memiliki konsentrasi racun sangat pekat sehingga meskipun dalam jumlah yang sangat kecil (1-2 mikro gram) mampu membunuh beberapa manusia atau mamalia besar.

Disebut katak panah beracun karena racunnya biasa diambil dan dioleskan pada ujung panah yang digunakan untuk berburu.

Seekor katak panah beracun akan membunuh makhluk yang mendekat, menyentuh, atau mencoba untuk memakannya.


2. Laba-laba Pengembara Brazil (The Brazilian Wandering Spider)

Laba-laba pengembara Brazil, juga dikenal sebagai laba-laba pisang atau Phoneutria, termasuk dalam daftar hewan paling beracun di darat.

Racunnya sangat mematikan, hanya dalam jumlah sangat kecil atau sekitar 0,006 mg dapat membunuh seekor tikus.

Laba-laba ini mengandung racun neurotoksik paling ampuh di antara semua laba-laba lainnya.

Selain menimbulkan rasa nyeri, racun laba-laba ini juga dapat menyebabkan Priapisme.

Priapisme ialah kondisi ereksi yang berlangsung selama berjam-jam dan dapat menyebabkan impotensi pada laki-laki.


3. Ular Taipan Darat (Inland Taipan Snake)


Satu gigitan ular ini bisa membunuh hingga seratus manusia dewasa.

Bisa ular Taipan darat bersifat sangat neurotoksik yang dapat membunuh manusia hanya dalam waktu kurang dari 45 menit.

Bisa ular Taipan darat 400 kali lebih beracun daripada bisa ular kobra, menjadikannya sebagai salah satu ular paling berbisa di dunia.

Di Air


1. Ikan Batu (Stonefish)

Ikan ini ditemukan di laut Pasifik dan laut Hindia.

Ikan batu menyimpan racun dalam duri mematikan yang ditemukan di permukaan tubuhnya.

Segera setelah terkena duri beracunnya akan timbul rasa sakit yang luar biasa.

Rasa nyeri ini sering digambarkan sebagai rasa nyeri paling parah yang pernah diketahui manusia.

Sengatan ikan batu bisa menyebabkan syok, lumpuh,  dan dapat menyebabkan kematian jaringan.

Jika tidak segera ditangani, racun sonefish dapat mengakibatkan amputasi bahkan kematian.


2. Ubur-ubur Kotak (Box Jellyfish)

Ubur-ubur kotak adalah makhluk mematikan yang ditemukan di perairan Australia dan Asia.

Bisa ubur-ubur ini sangat beracun. Racun ubur-ubur kotak menyerang jantung, sel kulit, dan sistem saraf manusia maupun hewan.

Bisa ubur-ubur kotak sangat kuat dan menyebabkan rasa sakit yang parah sehingga seseorang yang tersengat akan mengalami syok dan tenggelam atau menderita serangan jantung dan kemudian meninggal.

Sangat jarang terjadi dimana seseorang yang telah disengat ubur-ubur kotak dapat bertahan hidup jika tidak segera diobati.

Orang-orang yang selamat dari sengatan ubur-ubur kotak mengatakan bahwa nyeri terus berlanjut selama berminggu-minggu setelah mereka disengat.


3. Siput Kerucut Marmer (Marbled Cone Snail)

Siput ini ditemukan di lingkungan air asin. Satu tetes racun dari siput kerucut marmer cukup untuk membunuh sekitar 20 manusia.

Satu gigitan siput ini bisa mengakibatkan nyeri parah, mati rasa, kesemutan, dan pembengkakan di daerah gigitan.

Racunnya juga dapat menyebabkan kegagalan pernapasan, kelumpuhan otot, dan perubahan penglihatan.

Saat ini belum tersedia anti-racun untuk mengatasi gigitan siput ini.
Previous
Next Post »
0 Komentar